Perbedaan Indikator Trend dan Indikator Oscillator

Perbedaan Indikator Trend dan Indikator Oscillator

binary option, cara trading forex, trading forex indonesia, aplikasi saham   online,saham apln, aplikasi jual beli saham online, mandiri online trading, cara   menggunakan metatrader 4,fx street, aplikasi saham android, aplikasi belajar saham
 robot trading forex terbaik - Indikator Trend dan indikator oscillator adalah dua indikator yang populer di dunia trading. Pemahaman akan kegunaan dari dua jenis indicator ini sangat penting diketahui oleh para trader secara lebih mendalam. Dalam artikel kali ini kami akan membahas Perbedaan indikator trend dan indikator oscillator.



Indikator Trend

Keistimewaan indicator trend adalah  dalam menentukan arah trend secara akurat.. Indikator ini sangat cocok bagi semua  tingakatan trader baik trader pemula maupun bagi yang sudah cukup pengalaman sekalipun karena dari segi penggunaanya yang sangat mudah. Indikator trend juga memiliki keunggulan bisa memprediksi pergerakan pasar kedepannya. Baik ketika pembalikan maupun ketika terjadi trend panjang.
Namun indicator trend memiliki kelemahan yakni signal yang diberikan oleh indicator trend cenderung lebih lambat sehingga profit yang mungkin dapat diambil dari market cenderung lebih sedikit dari indicator jenis oscillator. Contoh indicator trend seperti : Moving Average, Bollinger Bands dan Parabolic SAR

Indikator Oscillator

Indikator Oscillator adalah salah satu indikator momentum yang juga banyak digunakan oleh trader untuk menetukan titik oversold dan titik overbought. Sinyal yang diberikan oleh indicator ini cenderung lebih cepat dari indicator trend meskipun tidak seakurat yang diberikan oleh indicator trend.

Indikator Oscillator juga dapat membantu trader untuk mengenali sebuah perubahan trend sebelum trend itu terjadi melalui identifikasi area overbought dan oversold dengan menggunakan indicator seperti Relative Strength Index (RSI), kemudian dapat mengetahui kekuatan trend dengan indikator Average Directional Movement Index (ADX), tingkat volatilitas market dengan menggunakan Average True Range (ATR), dan mengetahui tingkat kecepatan perubahan harga, seperti Momentum. Indikator ini juga bisa membantu seorang trader untuk menentukan pengambilan posisi buy atau sell.

Ada beberapa informasi yang bisa didapatkan dengan menggunakan indikator jenis oscillator ini. Secara sederhana, indikator ini dapat digunakan untuk menentukan keadaan oversold/overbough (yang artinya merupakan prediksi perubahan trend untuk jangka panjang maupun jangka pendek).
Demikianlah Perbedaan Indikator Trend dan Indikator Oscillator. Anda sebaiknya mengetahui lebih detail dengan mencari dari berbagai sumber literatur, sehingga pengetahuan yang anda peroleh akan semakin dalam dan detail. Selain itu, anda juga disarankan untuk sering-sering sharing dengan para trader profesional untuk lebih jelas dalam penggunaannya dan lebih jelas karakteristiknya. Sehingga anda benar-benar mengetahui teori dan prakteknya dan membuat anda tambah yakin dalam menggunakan masing-masing indikator tersebut. - robot trading forex terbaik

Artikel ini telah tayang di :  http://mattforex.blogspot.com
dengan Judul :     Perbedaan Indikator Trend dan Indikator Oscillator
Penulis :    Rahmat Firdaus

Posting Komentar

0 Komentar